setiap perkataan yang menjatuhkan
tak lagi ku dengar dengan sungguh
juga tutur kata yang mencela
tak lagi ku cerna dalam jiwa
Sang Penghibur
Imajinasi singkat di ruang sempit
Beberapa hari ini, aku jenuh dengan rutinitas ber-internet-ria, tapi kejenuhan itu tertutupi dengan aktifitas "Blog Walking", jalan2, melihat2, melirik2, dan mencoba parkir sebentar di beberapa blog. Gak tau kenapa aku tertarik dengan cerita2 fiksi/puisi yang gak ribet untuk dipahami, santai tapi menyentuh, bahkan terkadang membuat aku termenung untuk sesaat, menghibur.
"Bisa gak ya aku membuat satu cerita fiksi/puisi ?", "Knapa tidak mencoba berimajinasi", aku jadi sadar kalo selama ini daya imajinasiku sangat lemah, padahal imajinasi salah satu nutrisi otak (menurutku sih begitu). Trus aku mencoba ber-imajinasi, di ruang sempit dengan kosakata terbatas, dengan gairah otak yang impotent, kupaksakan menulis kehampaan, kesedihan, dan kerinduan, dalam imajinasi yang tak terarah, memecahkan gelas memoriku, meski pecahannya menusuk kelenjar dan syaraf dikepalaku, aku coba…, mencoba menuangkan imajinasiku dengan penuh perasaan (mungkin gak berperasaan).
Dan…, simSALAHbim !!! , kena' deh! jadi juga deh…. :
Hold you forever…

Pilih Coklat atau Stroberi ? ya coklat stroberi
Hari ini aku bangun lebih pagi dari hari biasanya, trus baca koran Kompas yang ada di kostan sebelah, sambil minum kopi jahe + sebatang Rokok dan sambil ngobrol sama temen. Di koran aku ngebaca ulasan tentang film "Coklat Stroberi", film "Coklat Stroberi" diadaptasi kedalam novel oleh Christian Simamora, agak terkejut karena nama penulis tesebut kok sama dengan nama temenku Christian (novelis), trus SMS ke christian "Chris, novel adaptasi film Coklat Stroberi kamu yang nulis ya..?", N dia bales "Iya.. gw yg nulis novelnya". Wah.. ternyata Christian makin terkenal aja di dunia novelis, jadi ikut seneng kalo Christian dipercaya membuat novel adaptasi film tersebut, christian juga udah menulis beberapa novel, antara lain Jangan Bilang Siapa-Siapa (2005), Boylicius (2006), Kissing Me Softly (2006), Macarin Anjing:The More I Meet Guys, the more I Love Dogs (2007). (kalo jari gw jempol semua, 20 thumbs buat lo Chris !).
Enya – Only Time
“So many years after I first listened to this song
and I still can’t describe how wonderful it is to me.”



Verse: Eb Cm Ab Eb
Chorus: Cm Ab Bb Eb [Dm]
Bridge: 3x F# C# B F# 1x F# C# B Bb Eb
Verse 1:
who can say where the road goes
where the day flows, only time
and who can say if your love grows
as your heart shows, only time
Lukisan pagi
Bulan terangi malam…
Diam seribu bahasa…
Menanti sepercik harapan dalam khayalan.
Fajar yang berkilau…
Datang membuka hari…
Sinar-Mu memberi harapan yang bersahaja.
Lihatlah warna….
Pada cahaya….
Menjadi lukisan pagi.
Bukalah rela…
Agar cahaya…
Sinari damainya arti kehidupan.
Dengarlah suara…
Dari sanubari…
Menuntun arah yang pasti.
Sejauh batas…
Pandangan mata…
Sedalam hati kucari kedamaian.
song by : Tohpati feat Shakila
Hilang…
Emosi/perasaan, pada level tertentu akan sangat menyakitkan dan menakutkan, sehingga memaksa otak untuk menghapus semua kenangan yang pernah dilalui.
Lepas…
Dalam heningnya hati…
Mencoba menyelami diri, jauh ke dalam…
Teringat semua yang telah dilewati…
Semakin mengerti keadaan diri saat ini…
Terbayang masa-masa yang akan menghampiri…
Terbesit harapan dan mimpi-mimpi…
Menguatkan niat untuk mencoba memperbaiki…
Membebaskan semua rasa dan pikiran…
Lepas…
Re-Born
There was no time to be perfect, there was no head to be wise, there was no idea to be creative, there was no reason to changes.
Now…., i’m here, Re-Born to be better, new soul, new mind, and new dreams.





